Do’s dan Don’ts Mengerjakan Pembukuan Sendiri

Posted: March 8, 2010 in Accounting
Tags: ,

DO’S

  1. Belajar akuntansi dasar sebelum Anda masuk ke bisnis, jika dirasa perlu ikut kursus
  2. Konsultasi dan menjalin hubungan baik dengan akuntan sebelum Anda mulai berbisnis
  3. Menentukan program perangkat lunak akuntansi yang terbaik bagi bisnis Anda
  4. Pada awalnya, melakukan pembukuan Anda sendiri untuk meningkatkan pengetahuan tentang akuntansi
  5. Mengatur kebijakan persediaan dan pengendalian internal termasuk perlindungan terhadap ketidakjujuran
  6. Merekonsiliasi rekening bank Anda setidaknya sekali dalam sebulan ketika laporan bank Anda diterima
  7. Memelihara dan memperbaharui pengendalian arus kas Anda setiap bulan.
  8. Jika perlu  outsourcing penggajian dan pelaporan gaji untuk gaji karyawan
  9. Siapkan laporan keuangan per bulan
  10. Catatan bisnis terpisah dari catatan pribadi Anda.

Don’ts

  1. Mendelegasikan wewenang untuk menandatangani cek kepada orang lain
  2. Menggunakan uang yang dipungut untuk pajak upah atau pajak penjualan untuk tujuan lain
  3. Aset pribadi bercampur dengan aset bisnis
  4. Memberi wewenang kepada orang lain untuk proyeksi arus kas
  5. Optimis dalam proyeksi penjualan atau konservatif dalam proyeksi pengeluaran
  6. Tidak ada dokumentasi hitam diatas putih pada setiap hal penting termasuk pembelian
  7. Membayar faktur itu tanpa memeriksa order pembelian Anda
  8. Memberi wewenang kepada orang lain untuk hubungan dengan sumber-sumber pinjaman Anda
  9. Menunda untuk membangun hubungan dengan sumber kredit (bank, dll) sampai Anda memiliki kebutuhan untuk pembiayaan
  10. Mengabaikan nasihat dari akuntan dan pengacara pada masalah keuangan dan legal

terjemahan bebas dari: http://www.myownbusiness.org

Comments
  1. percetakan says:

    yg paling susah tuh yg no. 3
    “Aset pribadi bercampur dengan aset bisnis”

    perusahaan mikro dengan modal yg kurang banyak cukup sulit mengendalikan ini.
    tp kalo diusahakan sih yakin bisa.
    hhaha nice info gan😀

    • trm kasih sudah mampir di blog saya

      hehehe..memang banyak perusahaan yg melakukan itu, yg bisa dilakukan agar tidak kebablasan, misalnya menggaji diri sendiri, rekening bank terpisah antara pribadi & perusahaan, boleh ngambil duit perusahaan tapi harus ada pencatatannya, dll…

      semoga sukses bisnis percetakannya gan…

  2. didan.1 says:

    bagus bnget petunjuknya.. Sukses slalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s