Posts Tagged ‘akuntansi ukm’

Setiap perusahaan tentunya mempunyai hutang atau piutang, saya mencoba membuat catatan di Excel untuk memudah kontrol terhadap transaksi-transaksi hutang dan piutang.

Pada spreadsheet ini terbagi menjadi 2 sheet, yaitu catatan & rekap. Dengan aplikasi ini kita bisa melihat laporan hutang / piutang per nama supplier / costumer dengan menggunakan filter data.

Untuk lebih jelasnya silakan mendownload data laporan hutang disini, untuk laporan piutang modelnya sama.

Terima kasih dan semoga bermanfaat….

Akuntansi untuk peternakan dan perkebunan ini sangat menarik sekali karena operasional usahanya berhubungan dengan makhluk hidup yaitu hewan dan tanaman yang setiap hari mengalami perubahan.

Ternak/tanaman dapat dibedakan menjadi:

  1. ternak/tanaman yang belum menghasilkan
  2. ternak/tanaman yang telah menghasilkan

Keduanya disajikan pada Neraca dan dicatat sebagai aktiva lancar terpisah dengan persediaan, kecuali ternak/tanaman yang akan langsung dijual,  dicatat sebagai persediaan

Ternak/tanaman yg yg belum menghasilkan bisa dinyatakan sebesar harga perolehan, terdiri dari biaya pembibitan, pemeliharaan, dll dan nantinya direklasifikasi mjd ternak yg telah menghasilkan menurut taksiran pihak manajemen.

Ternak/tanaman yg telah menghasilkan bisa disusutkan berdasar taksiran manfaat ekonomis ternak/tanaman tersebut. 

Penulis mencoba mengaplikasikan pada program Excel perhitungan ternak/tanaman yang belum menghasilkan dan telah menghasilkan, dengan contoh kasus ternak ayam petelor. Pastinya masih ada banyak kekurangannya, oleh karena itu penulis mengharapkan feedback untuk kritik dan sarannya.

Silakan mendownload datanya disini



Setelah kita melakukan pencatatan, langkah selanjutnya dalam akuntansi adalah mengklasifikasikan / mengelompokkan transaksi-transaksi yang telah kita catat pada suatu “akun” atau perkiraan.

Klasifikasi akun terdiri dari:

  1. harta (asset), yaitu sumber ekonomis yang juga meliputi biaya-biaya yang terjadi akibat transaksi sebelumnya dan mempunyai manfaat di masa yang akan datang. Harta merupakan jumlah kekayaan yang dimiliki perusahaan untuk menjalankan usahanya. Harta dapat dikelompokkan atas kelancaran (likuiditas) yaitu harta lancar, investasi jangka panjang, harta tetap, harta tidak berwujud dan harta-harta lainnya.
  2. utang (kewajiban), yaitu pengorbanan ekonomis yang harus dilakukan oleh perusahaan pada masa yang akan datang. Pengorbanan untuk masa yang akan datang ini terjadi akibat kegiatan usaha. Kewajiban ini dibedakan atas utang lancar dan utang jangka panjang
  3. modal, yaitu selisih antara harta dengan kewajiban dan merupakan hak pemilik perusahaan atas sebagian harta perusahaan. Akuntansi modal pada perusahaan perseorangan disertai nama pemilik, akuntansi modal pada persekutuan disertai dengan nama sekutu. Pada perusahaan Perseroan Terbatas, akuntansi modal disebut dengan modal saham
  4. pendapatan, yaitu penghasilan yang diperoleh perusahaan baik yang berhubungan langsung dengan kegiatan usaha atau pun tidak berhubungan langsung
  5. biaya, yaitu pengorbanan yang terjadi selama melaksanakan kegiatan usaha untuk memperoleh pendapatan, baik yang berhubungan langsung dengan kegiatan usaha atau pun tidak berhubungan langsung.

Para pengusaha UKM, umum sering tidak mengetahui atau melupakan unsur biaya ini dalam perhitungan laporan laba rugi. Biaya ini muncul saat memiliki / membeli barang modal untuk operasional perusahaan.

Penyusutan atau Depresiasi Aktiva Tetap adalah pengalokasian harga perolehan aktiva tetap untuk periode-periode aktiva tersebut digunakan. Suatu barang semakin lama kondisinya & nilainya akan menurun, sehingga kita perlu mengalokasikan harga perolehannya itu selama umur barang itu bisa dipakai.

Contoh – Pengusaha Warnet

Perusahaan membeli satu unit komputer seharga 6 juta, pengeluaran ini jgn langsung dibeban pada laba rugi karena komputer kan ga langsung habis seperti beli tinta atau kertas. Maka munculah yg dinamakan “biaya penyusutan”

Cara menghitung biaya penyusutan:

Dengan menggunakan metode yg paling sederhana yaitu metode garis lurus, hitung kira2 komputer itu bisa dipake berapa tahun, misalnya 5 tahun (5 x 12 = 60bulan)…nah cara ngitung biaya penyusutan per bulan adalah:
6.000.000 / 60 = 100.000

Jadi biaya penyusutan per bulan utk komputer tsb adl Rp.100.000 – jgn lupa ya…masuk ke rugi laba  😀